Iklan VIP

Jumat, 21 Februari 2020, 21:37 WIB
Last Updated 2020-03-11T14:38:31Z
Jember

Bertempat Di Pendapa Wahyawibawagraha, Bupati Faida Serahkan Puluhan Sertifikat IMB


Peduli Rakyat News | Jember,- Bertempat di Pendapa Wahyawibawagraha, pada Jum"at, 21 Februari 2020, Bupati Jember, dr. Faida MMR., menyerahkan secara langsung sebanyak 50 sertifikat IMB di Ruang Tamyaloka, Pendapa .

Untuk sertifikat IMB yang diserahkan secara langsung itu terdiri dari 22 IMB gedung sekolah, 1 IMB gedung olahraga santri, 4 IMB rumah kost bertingkat, 10 IMB tempat usaha dan toko.

Selanjutnya yaitu 4 IMB gedung tempat barang, 4 IMB gudang dan kantor, 1 IMB pembuatan kolam, 1 IMB pertokoan tempat jenset, 2 IMB hotel, dan 1 IMB sarana penunjang SPBU.

Bupati Faida mengharapkan, untuk proses terbitnya izin mendirikan bangunan (IMB) berlangsung cepat. Evaluasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan adanya kendala yang terjadi di tim teknis survei, yang perlu segera dilakukan pembenahan agar lebih baik.


“Untuk IMB yang terlalu lama, perlu ada perbaikan tim survei teknisnya," kata bupati, ketika bertemu sejumlah pemohon IMB tersebut.

Bupati Faida menuturkan, selama ini tim teknis survei melukan penilaian terhadap berbagai jenis bangunan yang akan diberikan izin. Bangunan yang besar, bangunan investasi, dan bangunan tempat tinggal disurvei oleh satu tim. Akibat dari proses itu, konsekuensinya adalah proses penilaian melalui survei dirasakan cukup lama. Terutama bagi pemohon IMB untuk bangunan yang cukup sederhana.

Oleh sebab itulah, bupati menyatakan akan melakukan perbaikan tim survei teknis tersebut. "Tim ini dipisah sesuai jenis bangunan, supaya antrian dan pelayanannya lebih cepat selesai,” ujarnya.


Bupati Faida menjelaskan, selain menyempurnakan tim teknis survei yang ada , pemerintah juga berencana memberikan layanan perizinan limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun).

Khusus untuk layanan ini, Pemerintah Kabupaten Jember akan melihat sumber daya yang dimiliki. Apabila sumber daya dan persyaratan lainnya terpenuhi, maka memungkinkan izin limbah B3 diperoses di Jember. "Sekiranya memungkinkan, akan lebih baik semuanya bisa selesai di Jember,” jelas bupati.

Lebih lanjut, bupati mengatakan perbaikan layanan perizinan ini akan terus disempurnakan. Karena itu, proses perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) akan terus dievaluasi. Salah satu upaya melakukan evaluasi tersebut yakni? dengan menggelar FGD (Focus Group Discussion) dan perbaikan SOP (Standar Operasional Prosedur).

Dalam kegiatan ini akan melibatkan publik dan pelaku usaha supaya pelayanan perizinan bisa diperbaiki sesuai keinginan bersama. "Acara penyerahan izin mendirikan bangunan ini digelar sambil sarapan bersama sekaligus berdialog, saling memberi masukan, karena pemerintah ingin terus memperbaiki proses perizinan,” kata bupati.(*)